Tuesday, January 16, 2007

dalam Hayalan

Terkadang memang hati tak selalu ada dalam ketenangan. keresahan, kemarahan, ketegangan serta perasaan2 lain yang terkadang hampir dalam diri kita. Semua itu adalah bumbu sebuah kehidupan. Setiap bumbu memang harus dirasakan, bukan untuk di liat dan di tinggalakan. semua itu terkadang menyakitkan, bahkan tidak jarang justru membuat kita semakin bergairah dan membawa semangat dalam mengarungi samudra kehidupan.
Manusia?pasti terkadang punya rasa dendam: merpati pos akan tiba, bawa cengkram darah ku, menyiram matahari sore, di atas rumah mu. Kegelisahan: Oh air, kutampung dalam tempayan duka, dan ku aliran pada Mu, lewat sungai doa2, kau dengarkah luka2 kU??

-CSM-pojok sukses net

BUKIT DI BAWAH MATAHARI

yang menyimpan batu2 mu
yang menyimpan hijau2 mu
yang menyimpan tegar2 mu
yang menyimpan harap2 mu
bukit di bawah matahri
anak manusia tak henti memanjati
mencari angin mu
mencari puncak mu
mencari rahasia mu
bukit di bawah matahri
beribu jejak menjadi iga2 mu
garis2 pergulatan
nafas2 tak pernah sepikan hening
makna2 pencarian
bukit di bawah matahri
hari ni mungkinkah kita berbincang sendiri
ada rahasia antara kita
dalam lipatan kampung tua
padahal kesederhanaan
membenci benalunya

-CSM-

Monday, January 15, 2007

KEPADA PENEBANNG POHON

AKHIRnya aku mendengar
kau bukan siapa-siapa..
tapi kenapa tanah ini mesti mengalamai kekeringan
dan sendiri
sedangkan Tuhan sudah menjadikan berbagai daun
untuk luruh dan memberi kesuburan

akhirnya aku mendengar
ada sekelompok burung meneteskan air matanya
sembari terbang dan tak pernah tau
mengapa matahari selalu bersinar
sepanjang pagi sampai sore
tak seperti biasanya

akhirnya aku mendengar
aku bukan siapa-siapa
tetapi mengapa aku punya air mata
dan perasaan bersalah kepada anugrah Tuhan
yang paling bijaksana

(kepada pengrusak bumi)

-CSM: Pojok sekret IMM-

Monday, January 8, 2007

Untuk Mu

rindu hati ini seakan beruap
semakin hari semakin menggetarkan
rindu hati ini tiada terpecahkan
bagai kristal bening ditengah lautan
agai boneka salju ditengah rerumputan
rindu hati ini hanya kusembahkan teruntukmu
wahai kekasih....

Sunday, January 7, 2007

tinta tanya

izinkan aku menulis namamu direlung qalbu
kan ku jaga utuh agar tinta senja yang kepetikan tak kan meleleh disentuh matahari atau berdebu dibawa angin..
tapi mungkinkah kau izinkan?
sementara mungkin malam yang kuharap ragu tuk kau pandang..